KELUARGA BESAR PC. IMM KABUPATEN BOJONEGORO

Image and video hosting by TinyPic

MUSYDA XIX IMM JAWA TIMUR

IMM Bojonegoro sebagai peserta Musyawarah daerah XIX IMM Jawa Timur Di Malang pada tanggal 6-8 Mei 2016.

REFLEKSI HARI IBU

Upaya pengembalian Hakikat dan Tugas Fungsi seorang Ibu dalam Rumah Tangga, membimbing, mengasuh dan membina moral seorang anak supaya menjadi anak yang sholeh dan berbakti kepada orang tua

SARASEHAN PERKADERAN IMM SE-JAWA TIMUR

Sarasehan perkaderan IMM se-Jawa Timur yang di koordinir oleh PC. IMM Blitar pada tanggal 13 Agustus 2016 di Kantor PD. Muhammadiyah Kabupaten Blitar

If you are going [...]

PK. IMM STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Sekretariat : Kampus STIT Muhammadiyah Bojonegoro | Jl. Dr. Setyo Budi No. 03 Bojonegoro

Email : immstitmuhbjn@gmail.com

Website : immstitmuhbjn.blogspot.com

PK. IMM STIKES MABORO

Sekretariat : Kampus STIKes Muhammadiyah Bojonegoro | Jl. Ahmad yani Bojonegoro

Selasa, 30 Agustus 2016

ARTIKEL : "MAHASISWA DI ERA KEKINIAN"


Oleh : Ahmad Khoiris
Kabid. Organisasi PC. IMM Bojonegoro

Era globalisasi dan kemajuan teknologi telah merubah segalanya, tak terkecuali karakter dan jiwa seorang mahasiswa. Dimana seorang mahasiswa sekarang telah disibukkan dengan barang - barang hasil dari trobosan kemajuan teknologi, namun mahasiswa lalai akan tugas dan fungsinya. Yang mana mahasiswa yang seharusnya kritis dalam menyikapi dampak dan efek dari kemajuan teknologi dan gkobalisasi di Era sekarang ini. Namun rasanya sekarang ini itu mustahil, walaupun ada beberapa kelompok mahasiswa yang masih memegang teguh peran dan fungsinya sebagai seorang mahasiswa yang kritis dan pro rakyat.

Mahasiswa di Era kekinian telah terbelenggu oleh perubahan zaman dan globalisasi, khususnya mahasiswa Indonesia.bahkan jika ditanya, apakah mahasiswa sekarang faham tentang dunia politiķ? Mungkin ya saya faham, tapi 70% akan mengatakan "Aku tidak suka politik dan aku tidak mau terjun di dunia politik". Karena mahasiswa sekarang telah dibodohkan oleh perkembangan zaman. Walaupun tidak suka dengan dunia politik, mau tidak mau kita sekarang harus faham tentang politik jika tidak mau dijajah dan dipolitiki oleh orang - orang politik. Karena dalam kenyataannya sekarang ini semuanya harus menggunakan trik - trik politik.

Oleh sebab itu, marilah kita sekarang mengembalikan hakikat seorang mahasiswa yang acuh dengan keadaan dan membela rakyat bukan menjadi mahasiswa yang hanya mementingkan studi dan karirnya saja, tapi ingatlah bagaimana keadaan rakyat kecil dibawah kita yang hak - haknya di tindas oleh pemerintah yang selalu dikelabui dengan uang. Hidup maha§iswa...

By IMM BOJONEGORO with No comments

DISKUSI PENANAMAN JIWA KEORGANISASIAN



(Senin, 29 Agustus 2016 : 21.00 wib) Warung kopi menjadi tempat yang ideal bagi seorang aktifis dalam melakukan kajian - kajian keilmuan atau diskusi ilmiah. Tak terkecuali IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Bojonegoro. Dalam diskusi kali ini, tema pembahasan adalah tentang penanaman jiwa keorganisasian bagi tiap anggota atau kader. Dalam kajian yang dihadiri ketua IMM Komisariat STIT Muhammadiyah Bojonegoro ini, dia menilai bahwa penanaman jiwa keorganisasian bagi tiap anggotanya sangat perlu, karna dirasa mahasiswa sekarang ketika tergabung dalam sebuah organisasi, pemahaman mereka tentang organisasi sangat minim. Oleh karna itu perlu adanya pelatihan keorganisasian. Ungkap Joko Santoso (Ketum IMM Komisariat STITM Bojonegoro) tersebut.

Selain dalam wawasan keorganisasian sendiri, keaktifan anggota juga dirasa terkait dengan wawasan tentang keorganisasian. Dimana kader akhir - akhir ini keaktifannya kurang dikarenakan juga pemahaman mereka yang minim dan juga kurangnya wawasan tentang keorganisasian. Dan juga pemanajemenan organisasi yang belum tertata. Akibatnya kader belum bisa memanajemen waktunya antara berorganisasi dan aktifitas pribadi.

Kalau kita berkaca di kota - kota besar, di bojonegoro masih kalah jauh jiwa keorganisasian mahasiswanya dibandibgkan dengan kota - kota besar seperti Surabaya, Malang & juga Sidoarjo. Semua itu dikarenakan mahasiswa bojonegoro banyak yang mahasiswa lokal. Sedangkan kalau di kota - kota besar, kebanyakan mereka adalah mahasiswa pendatang dari luar kota. Jadi jiwa - jiwa kerumahannya tak pernah terfikirkan, beda dengan mahasiswa lokal, pasti masih memiliki jiwa kerumahan. Jadi banyak yang tidak fokus dengan organisasi. Dan itu terbukti tidak hanya di Bojonegoro saja tapi diseluruh kota.

Reporter : Ahmad Khoiris

By IMM BOJONEGORO with No comments

Minggu, 28 Agustus 2016

PROFILE KETUA BIDANG EKONOMI & KEWIRAUSAHAAN PC.IMM BOJONEGORO



Andik Wibowo, sapaan akrab bagi ketua Bidang Ekonomi & Kewirausahaan PC. IMM Bojonegoro ini. Putra kelahiran 11 September 1993 ini lahir di Desa Deling Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro. Ia adalah seorang yang ramah dan mudah bergaul. Ia mengawali pendidikannya di SDN Krondonan 2 Kecamatan gondang kabupaten Bojonegoro. Setelah lulus SD ia langsung melanjutkan studinya di SMP Negeri 2 Gongdang. Tak sampai disitu saja, ia terus melanjutkan studinya walaupun pernah berhenti 1 tahun tidak sekolah, tapi itu tak menyurutkan semangatnya untuk terus berpendidikan. Ia pun melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, ia akhirnya masuk di SMK Negeri Sekar kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro. Setelah Lulus SMK ia langsung melanjutkan ke bangku kuliah di STIT Muhammadiyah Bojonegoro.

Ketua Bidang Ekonomi & Kewirausahaan PC. IMM Bojonegoro ini juga memiliki catatan berorganisasi sejak SMK. Ketika di SMK ia tergabung sebagai pengurus OSIS Periode 2011-2012. Selain di OSIS, ia juga masuk sebagai pengurus Dewan Ambalan Pramuka Penegak SMK N SEKAR pada periode yang sama. Lulus dari SMK ia juga aktif di organisasi Kepemudaan di Desa Deling yaitu Bina Remaja Anak Deling (BRADEL). Sampai saat ini organisasi itupun masih aktif terus berjalan.

Ketika masuk kuliah ia pun juga mempubyai catatan penting dalam orgabisasi. Setelah bergabung dengan Ikatan Mahasidwa Muhammadiyah ( IMM), iapun pernah menjadi ketua Komisariat IMM STIT Muhammadiyah pada tahun 2014 - 2016. Sampai pada akhirnya sekarang ia menjadi ketua Bidang Ekonomi & Kewirausahaan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Bojonegoro Periode 2016-2017. Ia juga terpilih sebagai Presiden BEM STIT Muhammadiyah Bojonegoro periode 2016-2017.

Sebagai seorang ketua bidang Ekonomi & Kewirausahaan, ia juga menekuni bisnis ternak lele.

By IMM BOJONEGORO with No comments

Sabtu, 27 Agustus 2016

IMM BOJONEGORO HADIRI MUSYCAB MUHAMMADIYAH KECAMATAN SEKAR


(Sabtu, 27 Agustus 2016, 14.00 Wib) Pimpinan Cabang Muhammadiyah kecamatan Sekar menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Musycab) 2016 yang bertempat di sekretariat PCM Sekar yaitu dirumah Bpk. Daldirun, S.Pd. Dalam acara tersebut IMM Bojonegoro Menyempatkan diri untuk menghadiri acara tersebut, yang mana kader IMM yang mengikuti acara Musycab tersebut adalah kader IMM dari kecamatan Sekar yaitu Andik Wibowo. Acara tersebut juga di hadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah kabupaten Bojonegoro yang dalam kesempatan itu diwakili oleh Bpk. M.Samsu, M.Pd.I.

Dalam sambutannya, Pimpinan Daerah mengarahkan kepada Pimpinan Cabang untuk melakukan pengembangan kader dan anggota Muhammadiyah dengan pendekatan kepada masyarakat lewat kelompok kelompok ternak dan juga kelompok tani. Selain itu, Pimpinan Daerah juga mengarahkan untuk pendekatan kepada Kyai Kyai untuk mendapatkan respon yang baik agar tidak terjadi permusuhan nantinya.

Sedangkan Andik Wibowo, dalam wawancaranya kepada tim Mata_Pena IMM mengatakan "Semoga kedepannya PCM Sekar menjadi lebih baik, dalam periode ini PCM Sekar akan membuat program Kajian rutinan tiap satu bula sekali yag nanti akan diisi oleh Bapak-bapak dari Pimpinan Daerah. Selain itu juga, PCM juga akan membuat sebuah koperasi sebagai amal usaha dan juga untuk pengembangan perekonomian kader dan organisasi. Disisi lain, PCM juga berusaha mengupayakan untuk membuat sebuah masjid sebagai tempat dakwah dan juga sebagai tempat pengembangan kader."

Untuk sementara kita fokuskan pada itu dulu, baru nantinya kita kembagkan lebih lanjut. Kata Andik Wibowo yang juga Ketua Bidang Ekonomi & Kewirausahaan PC. IMM Kabupaten Bojonegoro. Bersama Ahmad Khoiris dan Joko Santoso yang juga sama sama kader IMM juga berusahan untuk mengembangkan Muhammadiyah di tanah kelahirannya.

Reporter : Ahmad Khoiris

By IMM BOJONEGORO with No comments

SELAMAT & SUKSES MUKTAMAR NASYIATUL AISYIYAH (NA) XIII


(Jum'at, 26 Agustus 2016) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Menjadi tempat penyelenggaraan Muktamar Nasyiatul Aisyiyah (NA) XIII.

Segenap keluarga besar Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Bojonegoro Mengucapkan Selamat & Sukses atas terselenggaranya Muktamar Nasyiatul Aisyiyah (NA) ke 13 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Dalam penyampaiannya, Nailun N. Husna yang sekarang menjabat sebagai ketua bidang Immawati PC. IMM BOJONEGORO mengatakan "Walaupun IMM Bojonegoro tidak bisa berpartisipasi secara langsung pada acara tersebut, tapi IMM Nojonegoro memberikan selamat & sukses, semoga acara Muktamar NA di jogja bisa berjalan dengan lancar dan terpilih ketua yang mampu mengemban amanah persyarikatan dan organisasi".

Selanjutnya, Taufiqurrohman (Ketua Umum PC. IMM Bojonegoro) juga mengatakan "Pada periode ini, IMM Bojonegoro mengupayakan untuk menjalin kerja sama dengan ortom yang lebih intensif. Dalam ranah ini, Bidang Immawati di target untuk mrnjalin kerja sama dengan Nasyiatul Aisyiyah dan Aisyiyah sendiri. Untuk itu, ketika ortom lain mengadakan kegiatan, kita harus berusaha menyempatkan untuk berpartisipasi dalam acara tersebut".

Reporter : Ahmad Khoiris

By IMM BOJONEGORO with No comments

Kamis, 25 Agustus 2016

HUKUM SEDEKAH BUMI (KEPUTUSAN MUKTAMAR NU KE-5 DI PEKALONGAN - JAWA TENGAH)

KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA (NU) KE-5 Di Pekalongan, pada tanggal 13 Rabiul Tsani 1349 H / 7 September 1930 M. Lihat halaman : 56-57.

Pertanyaan :
Bagaimana hukumnya mengadakan pesta dan perayaan guna memperingati Jin penjaga desa (Mbaureksa: jawa). Untuk mengharapkan kebahagiaan dan keselamatan dan kadang terdapat hal-hal yang mungkar. Perayaan tersebut dinamakan "Sedekah Bumi" yang biasa dikerjakan penduduk desa (kampung), karena telah menjadi adat kebiasaan sejak dahulu kala ?

Jawab:
Adat kebiasaan sedemikian itu H A R A M.
Dikutip dari buku : "Masalah Keagamaan" hasil Muktamar/Munas Ulama NU ke I s/d XXX (yang terdiri dari 430 masalah) oleh KH. A. Aziz Masyhuri ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma'ahid Islamiyah dan Pengasuh Ponpes Al Aziziyyah Denanyar Jombang, Kata Pengantar Menteri Agama Maftuh Basuni.

وَجَعَلُوا لِلَّهِ مِمَّا ذَرَأَ مِنَ الْحَرْثِ وَالأنْعَامِ نَصِيبًا فَقَالُوا هَذَا لِلَّهِ بِزَعْمِهِمْ وَهَذَا لِشُرَكَائِنَا فَمَا كَانَ لِشُرَكَائِهِمْ فَلا يَصِلُ إِلَى اللَّهِ وَمَا كَانَ لِلَّهِ فَهُوَ يَصِلُ إِلَى شُرَكَائِهِمْ سَاءَ مَا يَحْكُمُونَ

Dan mereka memperuntukkan bagi Allah satu bahagian dari tanaman dan ternak yang telah diciptakan Allah, lalu mereka berkata sesuai dengan persangkaan mereka: "Ini untuk Allah dan ini untuk berhala-berhala kami". Maka saji-sajian yang diperuntukkan bagi berhala-berhala mereka tidak sampai kepada Allah; dan saji-sajian yang diperuntukkan bagi Allah, maka sajian itu sampai kepada berhala-berhala mereka. Amat buruklah ketetapan mereka itu.(QS. Al An Aam : 136)

Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. (QS. Al Maidah : 49)

PANDANGAN ISLAM

وعن طارق بن شهاب، أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: (دخل الجنة رجل في ذباب، ودخل النار رجل في ذباب) قالوا: وكيف ذلك يا رسول الله؟! قال: (مر رجلان على قوم لهم صنم لا يجوزه أحد حتى يقرب له شيئاً، فقالوا لأحدهما قرب قال: ليس عندي شيء أقرب قالوا له: قرب ولو ذباباً، فقرب ذباباً، فخلوا سبيله، فدخل النار، وقالوا للآخر: قرب، فقال: ما كنت لأقرب لأحد شيئاً دون الله عز وجل، فضربوا عنقه فدخل الجنة) [رواه أحمد].

Thariq bin Syihab menuturkan bahwa Rasulullah bersabda :

"Ada seseorang masuk surga karena seekor lalat, dan ada seseorang yang masuk neraka karena seekor lalat pula." Para sahabat bertanya: "Bagaimana hal itu, ya Rasulallah. Beliau menjawab: "Ada dua orang berjalan melewati suatu kaum yang mempunyai berhala, yang mana tidak seorangpun melewati berhala itu sebelum mempersembahkan kepadanya suatu kurban. Ketika itu, berkatalah mereka kepada salah seorang dari kedua orang tersebut: "Persembahkanlah kurban kepadanya". Dia menjawab: "Aku tidak mempunyai sesuatu yang dapat kupersembahkan kepadanya."Merekapun berkata kepadanya lagi: "Persembahkan, sekalipun hanya seekor lalat. Lalu orang tersebut mempersembahkan seekor lalat dan merekapun memperkenankan dia untuk meneruskan perjalanannya. Maka dia masuk neraka karenanya. Kemudian berkatalah mereka kepada seorang yang lain: "Persembahkanlah kurban kepadanya."Dia menjawab : Aku tidak patut mempersembahkan sesuatu kurban kepada selain Allah 'Azza wa Jalla." Kemudian mereka memenggal lehernya. Karenanya, orang ini masuk surga." (HR. Ahmad dengan sanad yang lemah)

QS. A L - B A Q A R A H

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اتَّبِعُوا مَا أَنْزَلَ اللَّهُ قَالُوا بَلْ نَتَّبِعُ مَا أَلْفَيْنَا عَلَيْهِ آبَاءَنَا أَوَلَوْ كَانَ آبَاؤُهُمْ لا يَعْقِلُونَ شَيْئًا وَلا يَهْتَدُونَ

2:170. Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah," mereka menjawab: "(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami". "(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apa pun, dan tidak mendapat petunjuk?"

QS. A L - M A A I D A H

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ تَعَالَوْا إِلَى مَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَإِلَى الرَّسُولِ قَالُوا حَسْبُنَا مَا وَجَدْنَا عَلَيْهِ آبَاءَنَا أَوَلَوْ كَانَ آبَاؤُهُمْ لا يَعْلَمُونَ شَيْئًا وَلا يَهْتَدُونَ

5:104. Apabila dikatakan kepada mereka: "Marilah mengikuti apa yang diturunkan Allah dan mengikuti Rasul". Mereka menjawab: "Cukuplah untuk kami apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya". Dan apakah mereka akan mengikuti juga nenek moyang mereka walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak (pula) mendapat petunjuk?

QS. A L - A ' R A F

وَإِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً قَالُوا وَجَدْنَا عَلَيْهَا آبَاءَنَا وَاللَّهُ أَمَرَنَا بِهَا قُلْ إِنَّ اللَّهَ لا يَأْمُرُ بِالْفَحْشَاءِ أَتَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ مَا لا تَعْلَمُونَ

7:28. Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji, mereka berkata: "Kami mendapati nenek moyang kami mengerjakan yang demikian itu, dan Allah menyuruh kami mengerjakannya. Katakanlah: "Sesungguhnya Allah tidak menyuruh (mengerjakan) perbuatan yang keji." Mengapa kamu mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?

قَالَ قَدْ وَقَعَ عَلَيْكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ رِجْسٌ وَغَضَبٌ أَتُجَادِلُونَنِي فِي أَسْمَاءٍ سَمَّيْتُمُوهَا أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمْ مَا نَزَّلَ اللَّهُ بِهَا مِنْ سُلْطَانٍ فَانْتَظِرُوا إِنِّي مَعَكُمْ مِنَ الْمُنْتَظِرِينَ

7:71. Ia berkata: "Sungguh sudah pasti kamu akan ditimpa azab dan kemarahan dari Tuhanmu". Apakah kamu sekalian hendak berbantah dengan aku tentang nama-nama (berhala) yang kamu dan nenek moyangmu menamakannya, padahal Allah sekali-kali tidak menurunkan hujah untuk itu? Maka tunggulah (azab itu), sesungguhnya aku juga termasuk orang yang menunggu bersama kamu".

QS. Y U N U S

قَالُوا أَجِئْتَنَا لِتَلْفِتَنَا عَمَّا وَجَدْنَا عَلَيْهِ آبَاءَنَا وَتَكُونَ لَكُمَا الْكِبْرِيَاءُ فِي الأرْضِ وَمَا نَحْنُ لَكُمَا بِمُؤْمِنِينَ

10:78. Mereka berkata: "Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami dari apa yang kami dapati nenek moyang kami mengerjakannya, dan supaya kamu berdua mempunyai kekuasaan di muka bumi? kami tidak akan mempercayai kamu berdua."

QS. Y U S U F

مَا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِهِ إِلا أَسْمَاءً سَمَّيْتُمُوهَا أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمْ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ بِهَا مِنْ سُلْطَانٍ إِنِ الْحُكْمُ إِلا لِلَّهِ أَمَرَ أَلا تَعْبُدُوا إِلا إِيَّاهُ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ

12:40. Kamu tidak menyembah yang selain Allah kecuali hanya (menyembah) nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu membuat-buatnya. Allah tidak menurunkan suatu keterangan pun tentang nama-nama itu. Keputusan itu hanyalah kepunyaan Allah. Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

QS. I B R A H I M

قَالَتْ رُسُلُهُمْ أَفِي اللَّهِ شَكٌّ فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ يَدْعُوكُمْ لِيَغْفِرَ لَكُمْ مِنْ ذُنُوبِكُمْ وَيُؤَخِّرَكُمْ إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى قَالُوا إِنْ أَنْتُمْ إِلا بَشَرٌ مِثْلُنَا تُرِيدُونَ أَنْ تَصُدُّونَا عَمَّا كَانَ يَعْبُدُ آبَاؤُنَا فَأْتُونَا بِسُلْطَانٍ مُبِينٍ

14:10. Berkata rasul-rasul mereka: "Apakah ada keragu-raguan terhadap Allah, Pencipta langit dan bumi? Dia menyeru kamu untuk memberi ampunan kepadamu dari dosa-dosamu dan menangguhkan (siksaan) mu sampai masa yang ditentukan?" Mereka berkata: "Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami juga. Kamu menghendaki untuk menghalang-halangi (membelokkan) kami dari apa yang selalu disembah nenek moyang kami, karena itu datangkanlah kepada kami bukti yang nyata.

QS. A L - K A H F I

مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ وَلا لآبَائِهِمْ كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ إِنْ يَقُولُونَ إِلا كَذِبًا

18:5. Mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali dusta.

Wallahu 'alam
Anwar Baru Belajar

By IMM BOJONEGORO with No comments

DISKUSI LINTAS OMEK PC. IMM BOJONEGORO BERSAMA DPC. GMNI & PC. PMII BOJONEGORO

(Rabu, 24/8/2016) PC. IMM Bojonegoro bersama DPC. GMNI & PC. PMII Bojonegoro mengadakan diskusi kecil - kecilan membahas isu - isu lokal daerah maupun nasional & dan juga agenda masing - masing organisasi.

Setiap omek memaparkan argumennya masing - masing, sesuai dengan informasi dan wacana - wacana yang mereka dapat. Dari pihak IMM sendiri yang diwakili oleh ketua umum (Taufiqurrohman) lebih memaparkan pada isu lokal yaitu terkait wisata go fun yang sekarang marak di media. Yang mana info tersebut telah banyak di paparkan juga oleh PMII. Dari pihak PMII sendiri yang diwakili oleh ketua umumnya (Ahmad Syahid) banyak memaparkan tentang isu go fun sendiri, RSUD yang berada di jl. Veteran dan juga isu tentang kampus negeri di bojonegoro yaitu AKN / Poltek Bojonegoro terkait dana pemkab untuk pemfasilitasan AKN. Sedangkan dari pihak GMNI, yang juga diwakili oleh ketua umumnya juga (Miftah) lebih menyoroti tentang peraturan pemerintah, yang mana indonesia tahun mendatang mungkin akan dikuasai oleh orang tionghua, ujar miftah sapaan akrab bagi ketua umum GMNI ini.

Disamping diskusi membahas isu lokal daerah, ketiga omek ini juga saling memperkuat jaringan silaturrohim. Canda tawapun juga nampak selalu terlihat dalam suasana diskusi tersebut. Saling tukar pengalaman dan menambah relasi menjadi salah satu hal dari salah satu tujuan diskusi lintas omek tersebut.

Reporter : A. Khoiris / Joko S.

By IMM BOJONEGORO with No comments

Minggu, 21 Agustus 2016

KAJIAN KEBANGSAAN PC. IMM KABUPATEN BOJONEGORO

Dalam kajian Kebangsaan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Bojonegoro(21/8/2016) membahas tentang isu nasional dan isu daerah yang banyak menjadi sorotan media dan masyarakat. Isu -isu tersebut yaitu :
1. Tindak kriminalitas terhadap guru, dimana seorang guru menjadi amukan masa ketika memberikan sanksi kepada muridnya tanpa ada bukti kekerasan yang jelas yang dilakukan oleh seorang tersebut. Dengan isu tersebut akhirnya memutuskan adanya Undang undang terkait perlindungan guru yang ditetapkan oleh Mahkamah Agung.
2. Kekerasan seksual, dalam akhir akhir ini di daerah bojonegoro kerap terjadi kekerasan seksual terhadao anak, dan itu menjadi citra buruk bagi masyarakat dan juga daerah.

Dengan 2 topik pembahasan itu, PC. IMM KABUPATEN BOJONEGORO akhirnya menentuksn sikap terkait hal itu yaitu dengan mengadakan sosialisasi tentang perlindungan terhadap anak dan juga sistem pendidikan yang mana dalam hal ini diarahkan tentang hak dan kewajiban seorang guru. "Dalam waktu dekat ini, PC. IMM KABUPATEN BOJONEGORO akan mengadakan sosialisasi terkait hal tersebu di desa ngujung kecamatan temayang dalam event hari raya idul adha" Tandas ketua Umum PC. IMM Bojonegoro, Taufiqurrohman.

Reporter : Ahmad Khoiris

By IMM BOJONEGORO with No comments

Kamis, 18 Agustus 2016

CATATAN KECIL DARI SEORANG KADER

Aku lahir dari kalangan masyarakan menengah ke bawah, minim pengetahuan dan kurang pergaulan. Keluargaku bukanlah keluarga yang penuh dengan kecukupan, semua harus dilakukan dengan upaya yang susah payah. Akupun juga bukan anak yang pandai mengaji ataupun anak pesantren. Aku belajar agama hanya sebatas mengaji di mushola kecil, itupun ketika usiaku SD, mulai SMP, SMA, aku berhenti mengaji. Semua itu aku pandang dengan alasan aku pengen mengaji lebih dari sekedar membaca Al-quran. Karena selama aku mengaji di mushola kecil itu, aku hanya belajar membaca Al-quran tanpa ada perpaduan belajar agama tentang hal lainnya. Ketika itu aku mempunyai niat untuk selalu naik ke tingkat yang lebih tinggi.

Terkadang aku merasa iri dengan anak – anak yang bisa belajar di Pondok Pesantren, mereka tau banyak tentang agama Islam. Tetapi apalah daya, keluargaku sudah semaksimal mungkin mendidikku dengan segenap kekuatan dan kemampuannya, bahkan jerih payah sampai keringatnya tak pernah diperhitungkan dihadapanku.

Sejak duduk di bangku SMA, aku mulai belajar tentang kehidupan, ilmu, pengetahuan, agama dan juga organisasi. Disitulah aku mulai mencari – cari sendiri tentang apa yang selalu kuinginkan ketika aku kecil. Dua kalimat yang selalu kuingat dari orang tuaku, “Ibu tidak bisa membelikan, besok beli sendiri ketika sudah bisa cari uang sendiri”, itu kalimat yang selalu terucap dari bibir ibuku ketika ibu tau aku mempunyai keinginan namun ibuku tak mampu membelikan. Yang kedua kata – kata dari Bapakku, “Semua yang aku lakukan sudah aku niatkan dalam hatiku, walaupun berfikir terkadang tak mampu, tapi pasti ada jalan”. Apa yang dikatakan bapakku tak lain adalah niat untuk mendidikan dan menjadikan aku anak yang berilmu.

Menangis, menangis, dan menangis ketika aku melihat orang tuaku sakit. Aku berdo’a “Semoga apa yang diusahakan orang tuaku mampu aku wujudkan dan aku mampu menjadi anak yang Sholeh dan berbakti kepada orang tua”.

Sekarang aku masuk di bangku Kuliah, dengan segala kemampuan yang dapat aku lakukan dan bantuan kedua orang tua, aku belajar sebagai Mahasiswa di Kampus Muhammadiyah dengan bantuan temanku untuk masuk di bangku tersebut. Dari situlah aku mulai belajar lebih dalam tentang agama Islam. Akupun masuk sebagai bagian dari Persyarikatan Muhammadiyah. Aku juga bergabung di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat STIT Muhammadiyah Bojonegoro.

Disinilah awal aku belajar agama seperti awal keinginanku ketika aku tak mampu belajar di Pondok Pesantren. Walaupun dengan segala keminiman pengetahuan, aku selalu berusaha dan terus berusaha dengan cara – cara dan karakter yang aku miliki. Setelah bergabung juga dengan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, aku mulai belajar berorganisasi dan berpolitik. Disitulah aku mendapatkan banyak pengetahuan, baik agama, jaringan komunikasi, teman dan yang jauh lebih penting adalah pengalaman hidup yang realitas. Aku mulai menapaki langkahku di organisasi ini. Berawal sebagai kader IMM, walaupun bukan dari warga Muhammadiyah, tapi aku mendapatkan kenyaman di Muhammadiyah dan aku mempunyai cita – cita kecil untuk mengembangkan Muhammadiyah di daerah tempat tinggalku, yaitu di kecamatan Sekar. Yang mana di Kecamatan Sekar memang mayoritas masyarakat dengan adat Ke-NU-an, namun wawasan mereka tentang Keislaman masih banyak yang berpandangan melenceng dari syariat Islam. Oleh sebab itu, aku ingin mengubah pandangan masyarakat tentang islam sesuai dengan syariat Islam yang telah dituliskan dalam Al-qur’an dan As-sunah. Selain disisi itu, aku juga ingin terus berproses di IMM dan juga di Muhammadiyah, bukan berarti aku berpandangan bahwa di Muhammadiyah mempunyai banyak amal – amal usaha, tapi aku ingin mengembangkan Muhammadiyah dan Islam lewat sebuah wadah Organisasi yaitu Muhammadiyah.

Billahi fii sabililhaq fastabiqul khoirot.

By : Ahmad Khoiris

By IMM BOJONEGORO with No comments

DIMANAKAH LETAK HARGA DIRI BANGSA?

Di Era Reformasi sekarang ini rasanya sulit ketika bangsa ini mengatakan "MERDEKA". Bagamana kita merasa merdeka ketika secara spiritual jiwa bangsa ini masih terjajah. Pemerataan pendidikan, kesejateraan dan kualitas SDM bangsa ini masih rapuh. Sekilas kita memandang memang bangsa ini telah Merdeka berkar perjuangan para pahlawan terdahulu, namun akankah suasana kemerdekaan itu dirasakan oleh semua kalangan? Bagaimana dengan nasib rakyat yang berada di bawah ketika kemerdekaannya dijajah oleh para tikus - tikus koruptor bangsa. Yang mana hukum sekarang sudah tak membela yang benar, hukum sekarang telah dirapuhkan oleh uang dan kekuasaan.

Pemegang kekuasaan dan uanglah yang menjadi hakim. Dimana pejabat hukum telah lupa akan ikrar dan janjinya.

Pemeraan pendidikan juga menjadi salah satu ikon pilar kemerdekaan bangsa, dimana dalam ideologi bangsa telah dicetuskan bahwa salah satu dari bentuk dan wujud kemerdekaan bangsa adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Apakah sekarang seluruh rakyat indonesia mendapatkan itu semua? Mungkin hanya sebagian.

Semoga PR - PR ini bisa di kerjakan oleh dewan - dewan perwakilan rakyat yang mana meraka telah dipilih untuk menjalankan semya misi tersebut bukan untuk berjuang mementingkan hak - hak mereka sendiri.

Catatan kecil dari anak bangsa.

Organisasi kepemudaan bangsa juga menjadi salah satu lembaga yang berusaha mewujudkan hal tersebut.

Semoga pemuda bangsa sekarang ini tak lupa akan harga diri dan martabat bangsa.

Reporter : Ahmad Khoiris

By IMM BOJONEGORO with No comments

Senin, 15 Agustus 2016

SERIBU MACAM KARAKTER MANUSIA DI TEMPAT NGOPI

Kilas cuplikan tentang warung kopi.

Seribu macam karakter manusia di tempat ngopi. Mulai dari orang berpacaran, orang diskusi, pecinta rokok, dan komunitas komunitas tertentu yang menggunakan warung kopi sebagai tempat diskusi dan merangcang sebuah agenda.

warung kopi memiliki banyak inspirasi bagi para pecinta kopi dan pecinta beneran. Banyak argumen tentang warung kopi, banyak yang bilang warung kopi tempat yang tempat yang penuh dengan hal2 negatif.. tapi bagi oranh yang mempunyai gagasan positif, mereka mengibaratka secangkir kopi segudang inspirasi... itulah pandangan mereka..

selamat berkarya..
fastabiqul khoirot..


Reporter : Ahmad Khoiris

By IMM BOJONEGORO with No comments

Minggu, 14 Agustus 2016

PEMBATAS LAJU ARAH KENDARAAN DIHILANGKAN, SEBUAH PENGENDARA SEPEDA MOTOR KECELAKAAN DI JL. VETERAN

Minggu, 14 Agustus 2016 tepatnya pukul 20.10 Wib terjadi kecelakaan di jl. Veteran kota Bojonegoro sidekat wahana bermain "GOFUN". Kecelakaan menimpa seorang pengendara sepeda motor. Pengendara mengalami luka - luka terutama anaknya yang diajak. Kecelakaan berawal ketika pengendara melaju dengan kecepatan. Kecelakaan juga diakibatkan dari pembatas laju alur kendaraan yang berada di tengah jalan veteran yang membatasi laju alur kendaraan. Akibat penghilangan pembatas laju alur itu dan tidak langsung di tangani oleh pemerintahan atau dinas terkait akhirnya pada poros jalan masih mengandung lumpur yang licin di tengah jalan dan penerangan yang kuranf mengakibatkan terjadinya kecelakkan tersebut.

Semoga pemerintah segera dapat mengatasi permasalahan ini agar tidak terjadi kecelakaan dikemudian hari lagi.

Reporter : Ahmad Khoiris

By IMM BOJONEGORO with No comments

SARASEHAN PERKADERAN PC. IMM SE-JATIM DI BUMI BUNG KARNO KOTA BLITAR - JAWA TIMUR

Sabtu, 13 Agustus 2016. Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Blitar mengadakan sebuah sarasehan di bidang perkaderan dalam rangka nenyambut Mahasiswa Baru (Maba). Dimana kader IMM di kota Blitar didominasi dari kampus Non PTM (Perguruan Tinggi Muhammadiyah) yang harus menyebabkan PC. IMM Kota Blitar bersama Komisariat IMM seluruh kota Blitar harus bekerja keras dalam penjaringan kader. Selain itu, disisi lain persaingan antar OMEK juga menyebabkan IMM harus bekerja keras. Itulah salah satu tujuan diadakannya sarasehan perkaderan yang diadakan oleh PC. IMM Kota Blitar.

Dalam sarasehan tersebut dihadiri oleh PC. IMM Bojonegoro, PC. IMM Kediri dan PC. IMM Mojokerto. Selain itu juga turut hadir salah utusan dari Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhamnadiyah (DPD IMM) Jawa Timur Immawati Lisa (Sekbid Sospemas) selaku perwakilan dari DPD IMM JATIM. "Seharusnya dalam acara sarasehan ini yang hadir adalah IMMawan Dimas selaku Kabid Kader DPD IMM JATIM, namun beliau berhalangan hadir karena ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan", ungkap Lisa.

Sarasehan yang dihadiri oleh beberapa pimpinan cabang IMM tersebut akhirnya menghasilkan beberapa acuan dalam perkaderan yaitu diantaranya :
1. Pendekatan terhadap Mahasiswa baru dan juga pendekatan terhadap pihak kampus untuk mempermudah ijin dalam melakukan perkaderan.
2. Berusaha menduduki dan memiliki jabatan penting dalam organisasi internal kampys maupun kedudukan di kampus sendiri. 3. Pengembangan minat bakar mMahasiswa lewat organisasi.
4. Kerja sama dengan lembaga pemerintaha atau pun penggandengan orang - orang penting di lingkungan pwmerintahan.

Dari hasil yang telah dipaparkan tentunya tidak hanya itu saja. Tetapi masih banyak yang lainnya namun keempat hasil tersebut yang dijadkan acuan tervesar untuk sistem perkaderan pada Mahasiswa baru.

Reporter : Ahmad Khoiris

By IMM BOJONEGORO with No comments

Rabu, 10 Agustus 2016

STRUKTUR PENGURUS PC. IMM KAB. BOJONEGORO PERIODE 2016 - 2017

Bagan Struktur Pengurus Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Bojonegoro Periode 2016 - 2017

By IMM BOJONEGORO with No comments

Selasa, 09 Agustus 2016

BERJUANG & BANGKIT...!!!

Kita harus keluar dan temukan jati diri IMM Bojonegoro diluar kebiasaan kita. Mana mampu kita berkembang jika kita hanya berkutat pada arena yang tak ada wahananya, apalagi range yang selalu terbelenggu oleh ketakutan dan emosional yang tak terkendali.

Memandanglah ke bawah untuk mengendorkan Emosional dan Egoisme dalam diri, dan memandanglah ke atas untuk mengencangkan semangat dan Ghiroh Perjuangan...

Bukannya kita telah berIkhrar janji dalam satu Ikatan untuk mengabdi dan mengemban amanah yang telah kita buat sendiri..

Berjuang tak hanya ketika didalam, tak hanya ketika kita diamanahkan, tetapi berjuang telah diwajibkan semenjak kita lahir dalam Al-qur'an dan As-Sunah...

"Bergeraklah wahai kau Penyambung Hidup Generasi"
"Berjuanglah wahai kau Pendukung Cita - Cita Luhur"...

Created By : Ahmad Khoiris
Ketua Bidang Organisasi
Pimpinan cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
Kabupaten Bojonegoro

By IMM BOJONEGORO with No comments

acak

Pengikut